Kroasia mengirim Denmark keluar dari Piala Dunia

Ada banyak laga dimana momok penalti mulai muncul dengan terburu-buru tidak pantas. Kebanyakan orang tahu dimana pertempuran 16 paling akhir ini ke arah dari titik awal di set ke-2 – bahkan bisa saja bertambah cepat – akan tetapi mungkin cuma memerlukan satu penalti. Periode ke-2 waktu perpanjangan gemuruh rangkuman yang nampaknya tidak terhindar saat Luka Modric pada akhirnya pilih lulus serta, tidak diduga, Ante Rebic dibikin bersih. Pemain sayap Kroasia itu mengelilingi Kasper Schmeichel tapi ia dijatuhkan oleh pengejaran Mathias Jørgensen, yang dipesan. Itu ialah penalti sangat jelas di Piala Dunia serta tanggung jawab jatuh ke Modric. Itu kebanyakan.

Baca Juga : Jurgen Klopp : Peranan Salah Sangat Penting Untuk Liverpool

Sepakannya sangat dekat dengan Schmeichel, yang selamatkan serta, pada titik itu, kebanyakan orang di Kroasia berfikir mengenai Euro 2008, saat mereka kalah beradu penalti ke Turki di perempat final. Waktu itu Modric melupakan salah satunya sepakan. Akan ada penangguhan hukuman baginya serta negaranya pada kesempatan kali ini. Penembakan itu rendah kualitas serta berat pada saraf, yang disebut prasyarat rapi dari apakah yang terjadi awal mulanya. Christian Eriksen mengendalikan suara untuk Denmark saat dia lihat sepakannya ke arah pos oleh Danijel Subasic serta penjaga gawang Kroasia akan menampik Lasse Schöne serta Nicolai Jørgensen.

Lihat Juga :  Manchester United berhak memberikan Marouane Fellaini kontrak baru

Baca Juga : Shaw yang jujur menyalahkan pemain demi usaha United yang menyedihkan

Schmeichel diselamatkan dari Milan Badelj serta Josip Pivaric tapi Ivan Rakitic lah yang mempunyai sepakan untuk memenangkannya. Rakitic tidak membuat kekeliruan serta Kroasia akan ambil Rusia di perempat final, Sabtu. Modric cetak gol dengan sepakannya, walau barusan. Itu satu kembali goyah, rendah serta lurus ke tengah serta Schmeichel memperoleh sepatu botnya tetapi tidak dapat meredamnya. Beberapa pemain Kroasia melemparkan Subasic ke hawa saat perayaan serta – sama dengan suara malam – mereka menjatuhkannya. Untungnya Zlatko Dalic, manajer, memberikan laporan ia tidak terluka. “Ia ialah pahlawan kita malam hari ini,” kata Dalic. Yang aneh ialah jika dasi itu sudah meledak ke kehidupan di awalnya untuk mengendalikan peluang classic, dengan arah hadir dengan dua langkah awal.

Baca Juga : Real Madrid Berencana Jual Marco Asensio?

Mereka didefinisikan dengan pertahanan yang menggelikan tapi cuma dikit yang dapat tersenyum saat bekas 116 menit. Yang berlangsung setelah itu kematian yang lamban dari tontonan. Itu ketat serta tenang, nilai hiburannya begitu rendah. Kroasia sudah dapat disebut team dari penyisihan group, menyapu bersih Nigeria, Argentina serta Islandia untuk maju ke apakah yang disebut laga pertama mereka semenjak 1998, saat mereka pergi ke semi final. Akan tetapi, rasa-rasanya seakan-akan team dinamis Dalic terasa takut dengan apakah yang dipertaruhkan. Itu ialah tampilan yang begitu pasif dari mereka, dimana mereka membuat dikit bernilai sesudah Mario Mandzukic sudah menggagalkan gol Mathias Jørgensen.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © 2018 Agen Casino | Agen Sbobet | Agen Judi | Judi Online | Judi Bola | Agen Poker | Agen Togel All Rights Reserved. Frontier Theme